Selasa, 22 Januari 2019

PAPARAN LITERASI AWAL TAHUN 2019

Literasi Semester Genap tahun pelajaran 2018-2019
Paparan Literasi bulan Januari 2019

Selamat pagi Dugas Cerdas. Berita di awal tahun 2019 datang dari Literasi Dugas. Yah kali ini memasuki minggu ketiga setiap bulan, siswa Dugas Cerdas unjuk aksi dalam "Paparan Literasi di Lapangan". Pastinya seru dan hebih. Siswa Dugas Cerdas ditantang untuk berliterasi secara lisan di hadapan teman-teman satu sekolah. Alamak SATU SEKOLAH!!!!  Yang terbayang adalah grogi, malu, dan pastinya deg-deg-an takut salah. Tapi tidak demikian halnya dengan anak-anak Dugas Cerdas, mereka tampil maksimal dan penuh percaya diri. Kalau tidak percaya datang yah setiap hari Kamis minggu ketiga setiap bulan, yah ngintip-ngntip lewat pintu gerbang boleh kok, atau mau melihat secara langsung yah monggo.
Paparan Liteaasi  di bulan Januari, kali ini menampilkan tiga orang siswa Dugas Cerdas yang mewakili setiap jenjang. Kelas 7 diwakili oleh Josephine Lauren kelas 7 A, Isyana Balqis kelas 7 B, dan Novem Ribsen S kelas 9 G. Loh kok kelas 8 tidak ada.... tenang saja kelas 8 sedang mempersiapkan diri untuk penampilan bukan Februari yang pastinya penampilan kali ini walau tanpa kelas 8 tapi sudah cetar membahana deh. Pembuka paparan adalah Josephine yang melaporkan buku yang greget dan super seru yaitu novel yang berjudul 9 Summers 10 Autums. Kata Josephine buku ini luar biasa banyak mengajarkan kehidupan pada dirinya.
berikut sinopsis cerita novel yang dipaparkan Josephine 
Di kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6x7 meter, Iwan bermimpi akan membangun kamar di rumah mungilnya. Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri. Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya, sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar. Ia tumbuh besar bersama empat saudara perempuan. Pendidikanlah yang membentangkan jalan keluar dari penderitaan. Dengan kegigihan, anak Kota Apel dapat bekerja di The Big Apple, New York. Sepuluh tahun mengembara di kota paling kosmopolit itu membuatnya berhasil mengangkat harkat keluarga sampai meraih posisi tinggi di salah satu perusahaan top dunia. Namun, gemerlap lampu-lampu New York tak dapat mengobati kenangan yang getir. Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi dan menghadirkan seseorang yang membawanya menengok kembali ke masa lalu. Cinta keluargalah yang menyelamatkan semuanya.
pelajaran yang bisa diambil dari bacaan ini adalah: Keluarga adalah tempat kita menapaki kehidupan.

berikutnya Novem dengan paparan tentang puisi yang berjudul " Puisi Ibu dan Nakhoda Indonesia"." Gaya membaca puisi yang santai dan kadang diselingi humaro ditampilkan oleh Novem sang Nakhoda. Pokoknya seru deh paparan Novem.
Selanjutnya paparan dari Isyana yang melaporkan buku novel yang dibacanya yang berjudul "True Stalkers." Gaya berceritanya yang centil dan menggemaskan. 
Hasil gambar untuk True Stalkers


Demikian paparan Literasi Dugas Cerdas, sampai bertemu lagi satu bulan. Catat tanggal aksi Siswa Dugas Cerdas dalam berliterasi setiap Kamis, MInggu ketiga. 
SALAM LITERASI




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Literasi Bulan Oktober

Literasi Dugas kali ini paparan Literasi di lapangan. Paparan Literasi diwakili empat orang siswa dari kelas 7 C dan 7 D, kelas 8 C, dan kel...