Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Agustus 2018

LOMBA CIPTA DAN BACA PUISI

Dugas Cerdas ikut merayakan kemeriahan hari Kemerdekaan ke-73 RI dengan menggelar Lomba Cipta dan Baca Puisi. Hasil cipta puisi dari setiap peserta dibacakan pada saat lomba berlangsung.
berikut karya peserta lomba cipta dan baca puisi.

Tanah Airku
(Mawar kelas 8 H)

Bumi ini
Dialah yang memberi tempat hidup
dialah yang mencukupkan segala kebutuhan

Manusia tidak juga sadar
bahwa alam sudah mulai pudar
karena ulah manusia alam pun kena dampaknya


Gunung-gunung berubah menajdi tempat sampah
kemacetan hiasi hidup tanpa berkah
Alam benar-benar menderita
Karena ulah manusia tak tahu diri

Para manusia asyik nikmati hidup
Sedangkan para ikan mencari lautan untuk dihirup
teriakan rumput laut terdengar di dasar laut
merintih tak kuasa menahan rasa kalut

lautan berubah coklat kehitaman
tercemar limbah kemanusiaan
kematian pun datang tergesa-gesa

teknologi memanjakan manusia
tetapi turut hancurkan simfoni alam dunia
Semua terlibat dalampolusi ini
alam rusak hidup tak lagi nikmat


Alam Indahku

Rahmi Fuodah
Kelas VIII-A

Lingkunganku
Lingkungan sekolahku
Bersih nan indah
Pesona hijau menghampar

tugasku tugas semua
kubuang sampah pada tempatnya
kusiram tanaman setiap hari
kutanam bunga yang indah berwarna
kujaga kebersihannya
agar nyaman duduk dimanapun
kuhirup segar udara pagiku

nyaman di hati
teduh di jiwa
jadikan sekolahku semua dengan kesungguhan untuk menjaga








Jumat, 17 Agustus 2018

Puisi Kemerdekaan


Indonesiaku tercinta


ungkapan yang mudah terucap
sulit diungkap

perselisihan
antara rongga dan hati
pertengkaran
antara ingin dan tindak

Indonesiaku tercinta....
ungkapan kaya rasa
cinta
dan
dusta
sering mewarnai
dan mengelabui

Indonesiaku tercinta....
Di tanahmu aku berpijak
Ku ingin tetap di pangkuanmu...



                  Edimusif
                  29 Juli 2018
                  Ba'da Dzuhur







NKRI, Siapa dan Di mana Kita?

NKRI harga mati
Ungkapan yang kini mengangkasa di bumiku
Bumi yang dulu mengusir penjajah

Tapi....
Di mana sekarang kita patri kata itu kini
Adakah penjajah itu di antara kita anak negeri?
Atau....
Di antara kita ada yang mencoba menghadirkan penjajah baru kembali?

NKRI harga mati....
Jangan sampai menjalar di anak negeri
Curiga subur di bumi kita
Hanya karena keserakahan
ketamakan
Berbalut persatuan yang semu
Di hati para penghadir penjajah

Mari wahai anak negeri
Bersihkan hati nurani
Gelorakan semangat cinta negeri
Yang tulus dan suci
Demi NKRI yang abadi

              Renungan 73 thn HUT negeriku

Kemerdekaan dulu...
Bebas
Lepas
Lengang

Tak terikat
Tak terkukung
Tak terganjal

Berpikir dengan bebas
Berbicara tanpa batas
Bertindak tanpa takut

Kemerdekaan dulu...
Hati
Rasa
Pikiran
Tindakan terbebas
Mendobrak  terali penjajah

Kemerdekaan dulu...
Wujud syukur atas nikmatMu
Ya Allah
Tuk menjaga Indonesiaku


                                         edimusif
                                29 Juli 2018
                                    Ba'da Dzuhur

Literasi Bulan Oktober

Literasi Dugas kali ini paparan Literasi di lapangan. Paparan Literasi diwakili empat orang siswa dari kelas 7 C dan 7 D, kelas 8 C, dan kel...